KATA PENGANTAR
Denganmenyebutnama Allah SWT yang MahaPengasihlagiMahaPenyayang, Kami panjatkan puja danpujisyukurataskehadirat-Nya,yangtelahmelimpahkanrahmat, hidayah, daninayah-Nyakepada kami, sehingga kami dapatmenyelesaikanmakalahinitentang “PENGADAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN JASMANI (PEMBUATAN PROPOSAL)”..Makalahinitelah kami susundenganmaksimaldanmendapatkansumberdari internet sehinggadapatmemperlancarpembuatanmakalahini.
Terlepasdariitusemua kami menyadarisepenuhnyabahwamasihadakekuranganbaikdarisegisusunankalimatmaupuntatabahasanya.OlehKarenaitu kami menerimasegala saran dankritikdaripembaca agar kami dapatmemperbaikimakalahini.
Akhir kata kami berharapsemogamakalahinidapatmemberikanmanfaatmaupuninspirasiterhadappembaca.
Makassar,26Februari 2019
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A. LatarBelakang
B. RumusanMasalah
C. Tujuan
D. Manfaat
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
A. Pengertian Proposal
B. Tujuan proposal
C. Fungsi proposal
D. Jenis- jenis proposal
E. Cara penulisan proposal
F. Cara- carapengadaansaranadanprasaranaolahraga
G. Contoh proposal pengadaansaranadanprasaranaolahraga
BAB III PENUTUP
KESIMPULAN
SARAN
DAFTAR PUSTAKA
BAB I PENDAHULUAN
A. LatarBelakang
Pendidikanjasmanimerupakansuatuperosespendidikandenganmenggunakanaktivitasotot-otottubuhmanusia agar perosespendidikan yang sedangberlangsungtidakterhambatkarnagangguankesehatandanpertumbuhantubuhmanusiataupesertadidik.Sehinggadenganpendidikanjasmanipesertadidikdiharapkandapatmengembangkanpengetahuan, sikapdanketerampilandalammengikutiperosespendidikan.DalamhaliniSamsudin.(2010: 6) berpendapatbahwa, “Pendidikanjasmanimerupakanusaha yang bertujuanuntukmengembangkankawasanorganik, neuromuskuler, intelektualdansosial”.
Sangatpentingnyapendidikanjasmanidalamperosesespendidikansehingga di setiapsekolahanwajibdiberikanpelajaran yang berkaitandenganpendidikanjasmani.Untukmenujangperosespembelajaranpendidikanjasmanidiperlukanadanyaalatperaga (media), saranadanperasarana.
Dalamhalinisangandisayangkanmasihkurangnyaalatatausaranapembelajaranjasmanidisekolah-sekolah yang mengakibatkanperosespembelajaranterhambat.Olehkarenaituperlupengadaanalat-alat, saranadanperasarana yang dibutuhkandalamperosespembelajaranpendidikanjasmani.AzharArsyad. (2013:19) berpendapat, “Penggunaan media pembelajaranpadatahaporientasipembelajaranakansanganmembantukeefektifan proses pembelajarandanpenyampaianpasandanisipelajaranpadasaatitu”. BegitujugapendapatdariWinaSanjaya.(2010: 55) adalah, “kelengkappansaranadanprasaranaakanmembantu guru dalampenyelenggaraanperosespembelajaran”.
B. RumusanMakalah
1. ApaPengertian Proposal?
2. ApaTujuan Proposal?
3. ApaFungsi Proposal
4. Jenis – JenisProposal ?
6. Bagaimana Cara-Cara PengadaanSaranadanPrasaranaOlaharaga?
7. ContohPembuatan Proposal Kegiatan?
C. Tujuan
Berdasarkanrumusanmakalah di atas, tujuandalampenulisaniniuntukmengetahui:
1. Pengertian Proposal
2. Tujuan Proposal
3. Fungsi Proposal
4. Jenis – Jenis Proposal
5. Cara Penulisan Proposal
6. Cara-Cara PengadaanSaranadanPrasaranaOlaharaga
7. ContohPembuatan Proposal Kegiatan
D. Manfaat
Pembacadapatmengetahuiinformasitentang :
1. PengertiandariProposal
2. TujuandariProposal
3. Fungsidari Proposal
4. Jenis – Jenis Proposal
5. Cara PenulisanatausistematikpenyususnanProposal
6. Cara-Cara PengadaanSaranadanPrasaranaOlaharaga
7. ContohPembuatan Proposal Kegiatan
8. Dapatdijadikanpedomanuntuk guru penjaskesdalampembelajaranefektifuntukmeningkatkanpembelajaranpenjas.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
A. Pengertian Proposal
Kata proposal berasal dari bahasa Inggris, yaitu proposal yang mempunyai arti pengajuan atau permohonan.Asal kata proposal adalah to purpose yaitu mengajukan.Yang dimaksudkan dengan proposal ialah tulisan dibuat oleh penulis dengan maksud untuk menjelaskan rencana dan tujuan suatu kegiatan para pembaca, sehingga mereka mendapatkan pemahaman tentang tujuan kegiatan tersebut secara lebih jelas dan detail.
Pada umumnya proposal merupakan sebuah program atau rencana suatu kegiatan yang sifatnya hanya sebagai usulan saja, dapat dikatakan juga proposal merupakan usulan yang tertulis untuk melakukan suatu kegiatan yang ditujukan kepada pihak-pihak yang ada hubungannya dengan kegiatan tersebut.Dengan demikian dapat di katakan bahwa proposal merupakan suatu bentuk pengajuan penawaran, baik berupa ide, gagasan, pemikiran, maupun rencana kepada pihak lain untuk mendapatkan dukungan, izin, persetujuan, dana, dan lain sebagainya.
B. Tujuan Proposal
Sesuai dengan pengertiannya yang merupakan bentuk pengajuan kepada pihak lain tentang rencana program, kegiatan, atau usaha yang akan di lakukan tujuan pengajuan proposal adalah untuk meyakinkan pihak yang di tuju memberikan dana, dukungan, persetujuan, atau izin terhadap rencana program, usaha, atau kegiatan yang akan di lakukan.
Dengan begitu, proposal sangat berguna, terutama bagi seseorang atau lembaga yang akan melakukan suatu program, kegiatan atau usaha.
Secara garis besar, tujuan proposal dapat dijabarkan sebagai berikut:
- Untuk melakukan penelitian yang berkaitan dengan agama, sosial, politik, ekonomi, dan budaya
- Untuk mendirikan suatu usaha kecil, usaha menengah, ataupun usaha besar
- Untuk mengajukan tender dari lembaga- lembaga pemerintah ataupun swasta
- Untuk mengajukan kredit kepada bank
- Untuk mengadakan acara berupa seminar, diskusi, dan pelatihan.
C. Fungsi Proposal
Tahapan ini akan menentukan bagaimana klien atau lembaga pemberi yang akan di tuju mampu menangkap ide, rencana program yang di ajukan atau di usulkan.
Fungsi keberadaan proposal bisa dijabarkan sebagai berikut :
- Untuk suatu penelitian yang ada kaitannya dengan agama, sosial, politik, ekonomi, budaya, dan sebagainya
- Untuk mengajukan kredit kepada suatu bank
- Untuk mengadakan berbagai acara misalnya seminar, pelatihan, atau acara yang lainnya
- Untuk mengajukan tender dari lembaga-lembaga pemerintah ataupun lembaga swasta.
D. Jenis-jenis Proposal
Proposal mempunyai berbagai macam jenis. Berikut adalah beberapa macam proposal yang dapat kita ketahui :
Proposal Kegiatan
Sebelum terlaksananya suatu kegiatan, tentu saja harus ada proposal yang di ajukan sebagai tawaran ataupun usulan mengenai kegiatan yang akan di laksanakan. Keberadaan proposal kegiatan akan membantu dalam penyusunan rencana program.
Proposal Penelitian
Ada beberapa macam proposal penelitian. Berikut ini beberapa proposal penelitian diantaranya yaitu :
1. Proposal penelitian pengembangan
Kegiatan yang menghasilkan rancangan atau produk yang dapat di pakai untuk memecahkan masalah masalah aktual. Dalam hal ini, kegiatan pengembangan di tekankan pada pemanfaatan teori – teori , konsep – konsep, prinsip- prinsip, atau temuan- temuan penelitian untuk memecahkan masalah.
Skripsi, tesis, dan disertasi yang di tulis berdasarkan hasil kerja pengembangan menuntut format dan sistematika yang berbeda dengan skripsi, tesis, dan disertasi yang di tulis berdasarkan hasil penelitian, karena karakteristik kegiatan pengembangan dan kegiatan penelitian tersebut berbeda.
Kegiatan penelitian pada dasarnya berupaya mencari jawaban terhadap suatu permasalahan , sedangkan kegiatan pengembangan berupaya menerapkan temuan atau teori untuk memecahkan suatu permasalahan.
2. Proposal penelitian Kajian Pustaka
Telaah yang di lakukan untuk memecahkan suatu masalah yang apada dasarnya bertumpu pada penelaahan kritis dan mendalam terhadap bahan bahan pustaka yang relevan. Telaah pustaka semacam ini biasanya di lakukan dengan cara mengumpulkan data atau informasi dari berbagai sumber pustaka yang kemudian di sajikan dengan cara baru dan atau untuk keperluan baru.
Daka hal ini bahan bahan pustaka itu di perlukan sebagai sumber ide untuk menggali pemikiran atau gagasan baru, sebagai bahan dasar untuk melakukan deduksi dari pengetahuan yang sudah ada, sehingga kerangka teori baru dapat di kembangkan, atau sebagai dasar pemecah masalah.
3. Proposal Penelitian Kualitatif
Penelitian yang di maksudkan untuk mengungkapkan gejala seccara holistik konstektual melalui pengumpulan data dari latar alami dengan memanfaatkan diri peneliti sebagai instrumen kunci.
Penelitian kualitatif bersifat desktiptif dan cenderung menggunakan analisis dengan pendekatan induktif. Di dalam penelitian kualitatif, yang akan lebih di tonjolkan adalah proses dan makna (perspektif subyek).
4. Proposal Penelitian Kuantitatif
Penelitian kuantitatif merupakan suatu penelitian yang menggunakan pendekatan deduktif- induktif pada dasarnya. Pendekatan ini di awali dari suatu kerangka teori, gagasan para ahli, ataupun pemahaman peneliti berdasarkan pengalamannya, yang kemudian di kembangkan menjadi suatu permasalahan- permasalahan beserta pemecahan- pemecahannya yang akan di ajukan guna memperoleh pembenaran (verifikasi) dalam bentuk dukungan yang berupa data empiris di lapangan.
Proposal Usaha
Proposal usaha adalah dokumen tertulis tentang perencanaan usaha yang di usulkan kepada pihak investor (pemilik modal) maupun perbankan sebagai bahan pertimbangan dan penilaian untuk memperoleh dana investasi yang di butuhkan untuk menjalankan usaha yang di rencanakan.
Berdasarkan bentuknya, proposal di bagi menjadi dua bagian.Yaitu proposal formal dan proposal semi formal.
Proposal Formal
Proposal jenis ini biasanya di gunakan untuk tujuan riset dan penelitian, penulisan skripsi, dan disertai. Dengan kata lain, di gunakan dalam dunia akademis atau pekerjaan proyek pemerintah.
Proposal Semi Formal/Proposal Non-Formal
Proposal ini biasanya di gunakan untuk tujuan bisnis seperti penawaran kerja sama bisnis, sponshorship atau program promosi.
E. Cara Penulisan proposal
secara umum dan dilengkapi dengan penjelasannya secara singkat:
· Nama kegiatan “Judul”
· Latar belakang
· Tujuan kegiatan
· Tema
· Sasaran atau peserta
· Tempat dan waktu kegiatan
· Kepanitiaan
· Rencana Anggaran Biaya kegiatan (RBA)
Adapun proposal penelitian diantaranya yaitu:
Proposal penelitian
· Latar belakang
· Batasan masalah
· Rumusan masalah
· Tujuan penelitian
· Manfaat penelitian
· Tinjauan pustaka
· Metode penelitian
· Objek penelitian
· Metode pengumpulan data
· Metode analisis data
· Hasil yang diharapkan
· Daftar pustaka
Adapun sistematika penulisan proposal kegiatan diantaranya yaitu:
· Latar belakang kegiatan
· Dasar pemikiran
· Nama kegiatan
· Tujuan kegiatan
· Target kegiatan
· Manfaat kegiatan
· Jenis kegiatan
· Waktu dan tempat kegiatan
· Jadwal kegiatan
· Pelaksanaan dan organisasi kerja
· Sasarann
· Anggaran dana kegiatan
· penutup
F. Cara- cara Pengadaan Sarana dan Prasarana Olahraga
Ada beberapa alternarif cara dalam pengadaan sarana dan prasaranna pendidikan persekolahan. Beberapa alternative cara pengadaan sarana dan prasarana pendidikan persekolahan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Pembelian
Pembelian adalah merupakan cara pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan persekolahan dengan jalan sekolah membayar sejumlah uang tertentu kepada penjual atau sup;ier untuk mendapatkan sejumlah sarana dan prasarana dengan cara pembelian ini merupakan salah satu cara yang dominan dilakukan sekolah dewasa ini.
2. Pembuatan sendiri
Pembuatan sendiri merupakan cara pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan persekolahan dengan jalan membuat sendiri yang biasanya dilakukan oleh guru, siswa, atau pegawai. Pemilihan cara ini harus mempertimbangkan tingkat efektifitas dan efisiensinya apabila dibandingkan dengan cara pengadaan sarana dan prasarana pendidikan yang lain. Pembuatan sendiri biasanya dilakukan terhadap sarana dan prasarana pendidikan yang sifatnya sederhana dan murah, misalnya alat-alat peraga yang dibuat oleh guru atau murid.
3. Penerimaan hiba atau bantuan
Penerimaan hibah atau bantuan yaitu merupakan cara pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan persekolahan dengan jalan pemberian secara Cuma-Cuma dari pihak lain. Penerima hiba atau bantuan harus dilakukan dengan membuat berita acara.
4. Penyewaan
Yang dimaksudkan dengan penyewaan adalah cara pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan persekolahan dengan jalan pemanfaatan sementara barang milik pihak lain untuk kepentingan sekolah dengan cara ini hendaknya dilakukan apabila kebutuhan sarana dan prasarana bersifat sementara dan temporer.
5. Pinjaman
Yaitu penggunaan barang secara cuma-cuma untuk sementara waktu dari pihak lain untuk kepentingan sekolah berdasarkan perjanjian pinjam meminjam. Pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan dengan cara ini hendaknya dilakukan apabila kebutuhan sarana dan prasarana bersifat sementara dan temporer dan harus mempertimbangkan citra baik sekolah yang bersangkutan.
6. Pendaurulangan
Yaitu pengadaan sarana dan prasarana pendidikan dengan cara memanfaatkan barang yang sudah tidak terpakai menjadi barang yang berguna untuk kepentingan sekolah.
7. Penukaran
Penukaran merupakan cara pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan dengan jalan menukarkan sarana dan prasarana yang dimiliki dengan sarana dan prasarana yang dibutuhkan organisasi atau instansi lain. Pemilihan cara pengadaan sarana dan prasarana jenis ini harus mempertimbngkan adanya saling menguntungkan di antara kedua belah pihak, dan sarana/prasarana yang dipertukarkan harus merupakan sarana dan prassarana yang sifatnya berlebihan atau dipandang dan dinilai sudah tidak berdaya guna lagi.
8. Perbaikan
Perbaikan merupakan cara pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan dengan jalan memperbaiki sarana dan prasarana yang telah mengalami kerusakan, baik dengan perbaikan satu unit sarana dan prasarana maupun dengan jalan penukaran instrumen yang baik di antara instrumen sarana dan prasarana yang rusak sehingga instrumen-instrumen yang baik tersebut dapat disatukan dalam satu unit atau beberapa unit sarana dan prasarana tersebut dapat dioperasikan atau difungsikan.
Susunan proposalnya meliputi:
· Cover
· Surat permohonan bantuan alat olahraga kepada Gubernur melalui Dinas Pendidikan Provinsi setempat
· Isi proposal (mencakup latar belakang, dasar hokum, maksud dan tujuan, sasaran, profil sekolah, RAB ( RENCANA ANGGARAN BIAYA) dan penutup)
Proposal ini ditujukan bagi kepala sekolah atau tenaga administrasi urusan sarana dan prasarana.Selanjutnya ini dapat dimanfaaatkan sebagai acuan dalam pembuatan/penyususnan proposal tersebut.
Contoh proposal pengadaan alat olahraga ini pada dasarnya berisis pengajuan dana bantuan untuk mengadakan peralatan penunjang proses pembelajaran PJOK di sekolah adapun peralatan lain yaitu:
· Bola (voli,sepak bola,sepak takraw,basket,kasti,dll)
· Net badminton dan voli
· Ring basket
· Pemukul bola kasti
· Stopwatch
· Matras sabut
· Dan kit atletik
G. Contoh Proposal Pengadaan Sarana dan Prasarana Olahraga
PROPOSAL KEGIATAN
CONTOH PROPOSAL PERMOHONAN ALAT-ALAT OLAH RAGA PADA SEBUAH PERUSAHAAN TERNAMA
MTsN PANGKALAN PARI JATITUJUH MAJALENGKA
Nomor : 13.14/SMP.IT.AL-ANWARIYYAH/I/2013
Lampiran : 1 Bundel
Hal : Permohonan Bantuan Alat Olahraga
Kepada Yth,
Direktur Triple S
Di
Tempat
MTsN PANGKALAN PARI JATITUJUH MAJALENGKA
Nomor : 13.14/SMP.IT.AL-ANWARIYYAH/I/2013
Lampiran : 1 Bundel
Hal : Permohonan Bantuan Alat Olahraga
Kepada Yth,
Direktur Triple S
Di
Tempat
Assalamu’alaikum, wr, wb.
Salam sejahtera , kami haturkan semoga Bapak senantiasa dalam lindungan dan ridho Allah SWT.Amiin
Dalam upaya peningkatan standar kompetensi bidang olah raga di Sekolah Menengah Pertama diperlukan sarana yang baik dan memadai, agar pelaksanaan kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar.
Untuk memenuhi hal tersebut supaya sesuai dengan standar nasional pendidikan di SMP IT Al-Anwariyyah, maka kami mengajukan permohonan bantuan alat-alat olahraga yang benar-benar kami butuhkan.
Sebagai bahan pertimbangan maka kami lampirkan profil sekolah.
Demikian besar harapan kami atas kebijaksanaan Bapak kami ucapkan terima kasih.
Wallahumuwafiqillaaqwamithariq
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Mengetahui,
Ketua YPBSA
K.H. CECEP NURKAMALPanyingkiran, 27 Januari 2013
Kepala SMP IT Al-Anwariyyah
AGUS SALEH YAHYA, S.Ag., M.Pd.I
NIK. 1314201307001
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengamanatkan bahwa setiap warga Negara yang berusia 7-15 tahun wajib mengikuti pendidikan dasar. Pasal 34 ayat 2 menyebutkan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar 9 tahun tanpa memungut biaya apapun.Sedangkan pada ayat 3 menyebutkan bahwa wajib belajar merupakan tanggung jawab Negara yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat. Konsekuensi dari amanat undang-undang tersebut adalah pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik pada tingkat pendidikan dasar (SD dan SMP) serta satuan pendidikan lain yang sederajat.
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengamanatkan bahwa setiap warga Negara yang berusia 7-15 tahun wajib mengikuti pendidikan dasar. Pasal 34 ayat 2 menyebutkan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar 9 tahun tanpa memungut biaya apapun.Sedangkan pada ayat 3 menyebutkan bahwa wajib belajar merupakan tanggung jawab Negara yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat. Konsekuensi dari amanat undang-undang tersebut adalah pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik pada tingkat pendidikan dasar (SD dan SMP) serta satuan pendidikan lain yang sederajat.
B. Dasar
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia NOmor 9 Tahun 2005 tentang Standar NasionalPendidikan.
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia NOmor 9 Tahun 2005 tentang Standar NasionalPendidikan.
C. Maksud dan Tujuan
Maksud dari pengajuan proposal Bantuan alat peraga olahraga untuk Sekolah Menengah PertamaTahun 2013/ 2014 di SMP IT Al-Anwariyyahadalah :
1. Memperlancar proses pembelajaran dalam mewujudkan hasil pembelajaran yang optimal.
2. Memenuhi kebutuhan sarana alat peraga visual yang dapat menumbuhkembangkan dan meningkatkan kemampuan siswa.
3. Sebagai tolak ukur untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menyerap materi pelajaran yang sedang dipelajari.
4. Meningkatkan apresiasi dan motivasi siswa dan guru dalam mengikuti proses pendidikan.
D. Sasaran
Melengkapi kebutuhan sarana pembelajaran dengan alat peraga pendidikan guna peningkatan kualitas pendidikan.
Maksud dari pengajuan proposal Bantuan alat peraga olahraga untuk Sekolah Menengah PertamaTahun 2013/ 2014 di SMP IT Al-Anwariyyahadalah :
1. Memperlancar proses pembelajaran dalam mewujudkan hasil pembelajaran yang optimal.
2. Memenuhi kebutuhan sarana alat peraga visual yang dapat menumbuhkembangkan dan meningkatkan kemampuan siswa.
3. Sebagai tolak ukur untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menyerap materi pelajaran yang sedang dipelajari.
4. Meningkatkan apresiasi dan motivasi siswa dan guru dalam mengikuti proses pendidikan.
D. Sasaran
Melengkapi kebutuhan sarana pembelajaran dengan alat peraga pendidikan guna peningkatan kualitas pendidikan.
BAB II
PROFIL YAYASAN DAN SEKOLAH
A. PROFIL YAYASAN
PROFIL YAYASAN PENDIDIKAN BANI SULAIMAN AL – ANWARIYYAH
a. Nama Yayasan : Yayasan Pendidikan dan Sosial Bani Sulaiman Al – Anwariyyah
b. Nomor Statistik : -
c. NPWP : 21.134.826.3-438-000
d. Pendiri Yayasan : (Alm) KH.Cece Sulaiman
e. SK Yayasan : S.K MENKUNHAM AHU.397.AH.01.04 Th.2010
f. Alamat : Blok Parunggawul Desa Bonang Rt 09 Rt 03, Kec.Panyingkiran
Kabupaten Majalengka - Jawa Barat - 45459
g. Kepengurusan :
Pembina : 1. Ust. Ridwan S.Ag
2. Ust. Rizal Nurdin
Ketua : K.H. Cecep Nurkamal
Wakil Ketua : Ustd. Ade Nunung Nurrohmah,S.Th.I
Sekretaris I : H. Nuraedi
Sekretaris II : Imas Munfarijah
Bendahara I : Yuyun Nurunnisfulail
Bendahara II : Nining Nurfitriyah
Pengawas : 1. Ust. Saefullah
2.Ustd.Neneng Neni Nuraeni S.Ag
3.Ustd.Iin Nur Inayah
h. No.Telepon : 081 564 798 877, 081 321 495 577, 087 728 998 877
PROFIL YAYASAN DAN SEKOLAH
A. PROFIL YAYASAN
PROFIL YAYASAN PENDIDIKAN BANI SULAIMAN AL – ANWARIYYAH
a. Nama Yayasan : Yayasan Pendidikan dan Sosial Bani Sulaiman Al – Anwariyyah
b. Nomor Statistik : -
c. NPWP : 21.134.826.3-438-000
d. Pendiri Yayasan : (Alm) KH.Cece Sulaiman
e. SK Yayasan : S.K MENKUNHAM AHU.397.AH.01.04 Th.2010
f. Alamat : Blok Parunggawul Desa Bonang Rt 09 Rt 03, Kec.Panyingkiran
Kabupaten Majalengka - Jawa Barat - 45459
g. Kepengurusan :
Pembina : 1. Ust. Ridwan S.Ag
2. Ust. Rizal Nurdin
Ketua : K.H. Cecep Nurkamal
Wakil Ketua : Ustd. Ade Nunung Nurrohmah,S.Th.I
Sekretaris I : H. Nuraedi
Sekretaris II : Imas Munfarijah
Bendahara I : Yuyun Nurunnisfulail
Bendahara II : Nining Nurfitriyah
Pengawas : 1. Ust. Saefullah
2.Ustd.Neneng Neni Nuraeni S.Ag
3.Ustd.Iin Nur Inayah
h. No.Telepon : 081 564 798 877, 081 321 495 577, 087 728 998 877
B. PROFIL SEKOLAH
PROFIL SMP ISLAM TERPADU AL – ANWARIYYAH
a. Nama Sekolah : SMP ISLAM TERPADU AL-ANWARIYYAH
b. Yayasan : Yayasan Pendidikan dan Sosial Bani Sulaiman Al – Anwariyyah
c. Status : Disamakan/ setingkat SLTP
d. Alamat : Blok Parunggawul Desa Bonang Rt 09 Rt 03, Kec.Panyingkiran
Kabupaten Majalengka - Jawa Barat 45459
e. E-mail : smpit_alanwariyyah@yahoo.com
f. Telepon /HP. : 085224615066, 082118908843, 08974379049
g. Kepala Sekolah : Agus Saleh Yahya, S.Ag,.M.PdI
h. Kurikulum : Kurikulum Terpadu Kemendikbudpora dan Kemenag
i. Jenjang : 3 tahun (Boarding School)
j. Tahun berdiri : 2013
k. Jumlah Murid : Angkatan Pertama Tahun Pelajaran 2013/2014
1. Laki – laki : 10 siswa
2. Perempuan : 14 siswi
PROFIL SMP ISLAM TERPADU AL – ANWARIYYAH
a. Nama Sekolah : SMP ISLAM TERPADU AL-ANWARIYYAH
b. Yayasan : Yayasan Pendidikan dan Sosial Bani Sulaiman Al – Anwariyyah
c. Status : Disamakan/ setingkat SLTP
d. Alamat : Blok Parunggawul Desa Bonang Rt 09 Rt 03, Kec.Panyingkiran
Kabupaten Majalengka - Jawa Barat 45459
e. E-mail : smpit_alanwariyyah@yahoo.com
f. Telepon /HP. : 085224615066, 082118908843, 08974379049
g. Kepala Sekolah : Agus Saleh Yahya, S.Ag,.M.PdI
h. Kurikulum : Kurikulum Terpadu Kemendikbudpora dan Kemenag
i. Jenjang : 3 tahun (Boarding School)
j. Tahun berdiri : 2013
k. Jumlah Murid : Angkatan Pertama Tahun Pelajaran 2013/2014
1. Laki – laki : 10 siswa
2. Perempuan : 14 siswi
l. JUMLAH : 24 murid
l. Asal siswa – siswi : 1. Kab. Majalengka : 16 orang
2. Kab. Kuningan : 1 orang
3. Kab. Indramayu : 3 orang
4. Kab. Sumedang : 2 orang
5. Kab. Cianjur : 1 orang
6. Kab. Bandung : 1 orang
l. Asal siswa – siswi : 1. Kab. Majalengka : 16 orang
2. Kab. Kuningan : 1 orang
3. Kab. Indramayu : 3 orang
4. Kab. Sumedang : 2 orang
5. Kab. Cianjur : 1 orang
6. Kab. Bandung : 1 orang
m. Jumlah Guru dan Staff
1. Guru 10 orang :
a. Laki – laki : 7 orang
b. Perempuan : 3 orang
2. Staf Tata Usaha : 2 orang
1. Guru 10 orang :
a. Laki – laki : 7 orang
b. Perempuan : 3 orang
2. Staf Tata Usaha : 2 orang
n. Kepengurusan :
1. Struktur Organisasi SMP Islam Terpadu Al-Anwariyyah
· Kepala Sekolah : Agus Saleh Yahya, S.Ag, M.Pd.I
· Wakasekbid Kurikulum : Ajat Sudrajat, S.Pd
· Wakasekbid Kesiswaan : Yopi Slamet Riyadi, S.Pd
· Wakasekbid Humas : Yuyun Nurunnisfulail
· Wakasekbid Sarana Prasarana : H.Nuraedi M.D
· Bendahara : Iin Indayati, S.Pdi
· Kepala Tata Usaha : Agus Sulaeman, S.Pd
· Staff TU : Muhammad Husen
· Pekarya : Asep Nurjamil
2. Pembina :
· Pembina OSIS : Yopi Slamet Riyadi, S.Pd
· Pembina Pramuka : 1. Zaenal Mustopa, S.Pd.I
2. Iin Indayati, S.Pd.I
· Pembina Paskibra : Dian Ayu Anggraeni, S.Pd
· Pembina PMR : Agus Sulaeman, S.Pd
· Pembina Marching Band : Ajat Sudrajat, S.Pd
· Pembina Marawis : Muhammad Husain
· Pembina Kerohanian : Nining Nurfitriyah
3. Struktur Komite Sekolah
· Ketua Komite Sekolah : Eman Sulaeman
· Wakil Ketua : Memen Tasman
· Sekretaris : Tati Nurhayati
· Bendahara : Nunung Nur Asiah
10. Enok Susilawati
11. Eti Rohaeti
12. Sarma
13. Warya
14. Faizah
15. Muhali
16. Udin Fahrudin
17. Enih
18. Siti Khadijah
19. Neni Musnaeni
Anggota :
1. Ahya
2. Karta
3. Muhamad Saeful Janan
4. KeyeYahya
5. Warya
6. Rohaniyah
7. Casban
8. Tasripa
9. Jojo Suparjo
10. Maspud
1. Struktur Organisasi SMP Islam Terpadu Al-Anwariyyah
· Kepala Sekolah : Agus Saleh Yahya, S.Ag, M.Pd.I
· Wakasekbid Kurikulum : Ajat Sudrajat, S.Pd
· Wakasekbid Kesiswaan : Yopi Slamet Riyadi, S.Pd
· Wakasekbid Humas : Yuyun Nurunnisfulail
· Wakasekbid Sarana Prasarana : H.Nuraedi M.D
· Bendahara : Iin Indayati, S.Pdi
· Kepala Tata Usaha : Agus Sulaeman, S.Pd
· Staff TU : Muhammad Husen
· Pekarya : Asep Nurjamil
2. Pembina :
· Pembina OSIS : Yopi Slamet Riyadi, S.Pd
· Pembina Pramuka : 1. Zaenal Mustopa, S.Pd.I
2. Iin Indayati, S.Pd.I
· Pembina Paskibra : Dian Ayu Anggraeni, S.Pd
· Pembina PMR : Agus Sulaeman, S.Pd
· Pembina Marching Band : Ajat Sudrajat, S.Pd
· Pembina Marawis : Muhammad Husain
· Pembina Kerohanian : Nining Nurfitriyah
3. Struktur Komite Sekolah
· Ketua Komite Sekolah : Eman Sulaeman
· Wakil Ketua : Memen Tasman
· Sekretaris : Tati Nurhayati
· Bendahara : Nunung Nur Asiah
10. Enok Susilawati
11. Eti Rohaeti
12. Sarma
13. Warya
14. Faizah
15. Muhali
16. Udin Fahrudin
17. Enih
18. Siti Khadijah
19. Neni Musnaeni
Anggota :
1. Ahya
2. Karta
3. Muhamad Saeful Janan
4. KeyeYahya
5. Warya
6. Rohaniyah
7. Casban
8. Tasripa
9. Jojo Suparjo
10. Maspud
H.
C. VISI DAN MISI
VISI MISI
SEKOLAH MENENGAH PERTAMA ISLAM TERPADU AL– ANWARIYYAH
VISI
Menjadi sekolah unggulan dalam prestasi, menguasai IPTEK yang berwawasan global, dilandasi imtaq kepada Allah SWT.
MISI
a. Mencetak peserta didik yang beriman, cerdas dan berakhlakul kharimah.
b. Membentuk peserta didik yang mampu menghapal al-qur’an.
c. Membentuk peserta didik yang mampu mentranspormasikan informasi perkembangan teknologi.
d. Membentuk peserta didik dalam penguasaan bahasa arab dan inggris.
e. Mewujudkan peserta didik yang berprestasi, akademik dan non akademik secara optimal.
f. Membiasakan peserta didik mencintai kebersihan diri dan lingkungan.
BAB III
RENCANA ANGGARAN
VISI MISI
SEKOLAH MENENGAH PERTAMA ISLAM TERPADU AL– ANWARIYYAH
VISI
Menjadi sekolah unggulan dalam prestasi, menguasai IPTEK yang berwawasan global, dilandasi imtaq kepada Allah SWT.
MISI
a. Mencetak peserta didik yang beriman, cerdas dan berakhlakul kharimah.
b. Membentuk peserta didik yang mampu menghapal al-qur’an.
c. Membentuk peserta didik yang mampu mentranspormasikan informasi perkembangan teknologi.
d. Membentuk peserta didik dalam penguasaan bahasa arab dan inggris.
e. Mewujudkan peserta didik yang berprestasi, akademik dan non akademik secara optimal.
f. Membiasakan peserta didik mencintai kebersihan diri dan lingkungan.
BAB III
RENCANA ANGGARAN
1. ALAT OLAH RAGA SMP
No.
|
Uraian
|
Harga
|
Vol
|
Jumlah
|
Keterangan
| |
1.
|
Bola Volley
|
Rp.384.000
|
2
|
Rp. 768.000
|
Buku I hal 187
| |
2.
|
Bola Kaki
|
Rp. 263.000
|
2
|
Rp. 526.000
|
Buku I hal 187
| |
3.
|
Bola Basket
|
Rp. 251.000
|
2
|
Rp. 502.000
|
Buku I hal 188
| |
4.
|
Bola Kasti
|
Rp. 7.000
|
8
|
Rp. 56.000
|
Buku I hal 188
| |
5.
|
Net Badminton
|
Rp.178.000
|
1
|
Rp. 178.000
|
Buku I hal 190
| |
6.
|
Net Volley
|
Rp..735.000
|
1
|
Rp.735.000
|
Buku I hal 187
| |
7.
|
Ring Basket
|
Rp.172.000
|
1
|
Rp.172.000
|
Buku I hal 188
| |
8.
|
Pemukul Kasti
|
Rp.21.000
|
2
|
Rp.42.000
|
Buku I hal 189
| |
9.
|
Stopwatch
|
Rp. 1.170.000
|
1
|
Rp.1.170.000
|
Buku I hal 189
| |
10.
|
Matras Sabut
|
Rp. 358.000
|
1
|
Rp. 358.000
|
Buku I hal 190
| |
11.
|
Kit Atletik
|
Rp. 2.233.000
|
1
|
Rp. 2.233.000
|
Buku I hal 190
| |
Jumlah
|
Rp. 6.740.000
| |||||
I.
BAB IV
PENUTUP
Pengadaan alat peraga pendidikan merupakan suatu kebutuhan yang diharapkan dapat terpenuhi, karena alat itu sangat diperlukan untuk memperlancar proses pembelajaran.
Demikian proposal permohonan bantuan alat olahraga kami buat, atas perhatian dan terkabulnya permohonan ini kami ucapkan terima kasih
Mengetahui,
Ketua YPBSA
K.H. CECEP NURKAMALPanyingkiran, 27 Januari 2013
Kepala SMP IT Al-Anwariyyah
AGUS SALEH YAHYA, S.Ag., M.Pd.I
PENUTUP
Pengadaan alat peraga pendidikan merupakan suatu kebutuhan yang diharapkan dapat terpenuhi, karena alat itu sangat diperlukan untuk memperlancar proses pembelajaran.
Demikian proposal permohonan bantuan alat olahraga kami buat, atas perhatian dan terkabulnya permohonan ini kami ucapkan terima kasih
Mengetahui,
Ketua YPBSA
K.H. CECEP NURKAMALPanyingkiran, 27 Januari 2013
Kepala SMP IT Al-Anwariyyah
AGUS SALEH YAHYA, S.Ag., M.Pd.I
BAB III PENUTUP
KESIMPULAN
Proposal merupakanrencana program, kegiatan, ataupunusaha yang akan di lakukan. Dan untuk melaksanakan program , kegiatan, atauusaha di perlukanperencanaan yang memangmatang.Jadidengan proposal makadiharapkandapatmemberikaninformasi yang jelaskepadaparapembaca, sehinggamerekamengertimaksuddantujuan proposal tersebut, denganmenggunakansistematikapenulisan yang baikdanbenarserta data yang detail.
SARAN
Kami menyadaribahwamakalahinimasihjauhdari kata sempurna, kedepannya kami akanjauhlebihfokusdalammenjelaskantentangmakalah di atasdengansumber- sumber yang lebihbanyakdantentunyadapat di pertanggungjawabkandanuntukparapembacabisamembuatmakalahdengansumber yang lebihluasdanmendetaildalampembuatanmakalahlainnya.
DAFTAR PUSTAKA
Komentar