Selasa, 14 Mei 2019

kelompok 1

KELOMPOK 1 SARANA DAN PRASARANA OLAHRAGA












Penyusun
Kelompok 1:
Nur Saripa
Idhan Khalid
Rahmat Hidayat
Rostina
Evi Susanti
Putri Handayani















Penjaskesrek
FIK UNM
2019







    

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penyusun dapat menyelesaikan  MAKALAH yang berjudul “HAKIKAT,TUJUAN DAN FUNGSI SARANA DAN PRASARANA PENJAS“
Kami menyadari dalam menyelesaikan penyusunan  MAKALAH telah mendapat bimbingan,dan bantuan dari berbagai pihak oleh sebab itu pada kesempatan ini penyusun mengucapkan banyak terimakasih sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang  telah mendukung tersebut.
Kami juga menyadari bahwa penyusunan makalah ini masih sangat jauh dari sempurna, sehubung dengan hal tersebut maka kami berharap kritik dan saran yang bersifat membangun demi kelancaran ilmu pengetahuan diwaktu yang akan datang. Kami  juga berharap bahwa makalah ini akan bermanfaat   bagi para pembaca sekalian.





DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR……………………………………………………...            1
DAFTAR ISI……………………………………………………………......            2
BAB  I PENDAHULUAN……………………………………………….....           3
  1. Latar belakang………………………….....………….......................            3
  2. Rumusan masalah…………………………....…………………...... 4
  3. Tujuan …………………………………………………………....... 4
  4. Manfaat………………………………………….………………..... 4
BAB II PEMBAHASAN……………………………………………….......           5
  1. Hakikat sarana dan prasarana penjas…………….......……...…....... 5
  2. Tujuan sarana dan prasarana penjas………………….......……........ 8
  3. Fungsi sarana dan prasarana penjas………………………............... 11
BAB III PENUTUP……………………………………..........……….........            13
  1. Kesimpulan……………….…………………………………........... 13
  2. Saran……………………….…………………………………......... 13
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………........            14
BIOGRAFI…………………………………………………………….........           15

BAB I
PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang
Pendidikan jasmani adalah suatu proses pembelajaran melalui aktivitas jasmani yang didesain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan motorik, pengetahuan dan perilaku hidup sehat dan aktif, sikap sportif, dan kecerdasan emosi Lingkungan belajar diatur secara seksama untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan seluruh ranah, jasmani, psikomotor, kognitif, dan afektif setiap siswa.. Akan tetapi, untuk melakukan Pendidikan jasmani harus didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai yang harus  ada dimana Sarana pendididkan jasmani pada dasarnya merupakan segala sesuatu yang sifatnya tidak permanen, dapat dibawa kemana-mana atau dipindahkan dari satu tempat ketempat lain. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2001: 999) dijelaskan, “Sarana adalah segala sesuatu yang dipakai sebagai alat dalam mencapai maksud dan tujuan”. Contoh: bola, raket, pemukul, tongkat, balok, raket tennis meja, shattle cock, dll. Sarana atau alat sangat penting dalam memberikan motivasi pesertadidik dengan sungguh-sungguh dan akhirnya tujuan aktivitas dapat tercapai.sedangkan Prasarana pendidikan jasmani pada dasarnya merupakan sesuatu yang bersifat permanen. Kelangsungan proses belajar mengajar pendidikan jasmani tidak terlepas dari tersedianya prasarana yang baik dan memadai. Prasarana yang baik dan memadai maka proses pembelajaran pendidikan jasmani dapat berjalan dengan baik.
B.       Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah  yang akan dibahas dalam pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut :
1)  Apakah Hakikat sarana dan prasarana pendidikan jasmani?
2)  Apaka tujuan dari sarana  dan prasarana  pendidikan jasmani?
3)  Apaka  fungsi  sarana dan prasarana  pendidikan  jasamani?
C.      Tujuan  Permasalahan
Adapun tujuan-tujuan yang ingin dicapai dalam pembuatan makalah ini, yaitu  sebagai berikut:
1)        Memenuhi tugas yang diberikan pada mata kuliah Sarana dan Prasarana Olahraga.
2)        Sebagai salah satu bentuk pengetahuan tentang hakikat tujuan dan fungsi Sarana dan Prasarana Olahraga.
D.      Manfaat
a. Untuk mengetahui seperti apa sarana dan prasarana pendidikan   jasmani
b. Untuk mengetahui tujuan dan fungsi dari sarana dan prasaranapendidikan  jasmani
c. Menambah wawasan tentang pendidikan jasmani


BAB II
PEMBAHASAN
A.      Hakikat Sarana Dan Prasarana Penjas
Sarana dan prasarana diibaratkan sebagai motor penggerak yg dpt berjalan dengan kecepatan sesuai dgn keinginan oleh penggeraknya. Begitu pula pendidikan, sarana prasarana sangat penting Karena dibutuhkan.  Sarana dpt berguna untuk menunjang penyelenggaraan proses belajar mengajar baik secara langsung maupun tidak langsung dalam suatu lembaga dan untuk menyelenggarakan kegiatan pendidikan dalam mencapai tujuan pendidikan.  Dengan diberlakukan otonomi daerah berarti pemerintah memberikan kesempatan kepada sekolah untuk berinisiatif dan berkarya sesuai dgn kemampuan sekolah masing_masing termasuk dalam pengembangan sarana dan prasarana.
Dalam pelaksanaan pembelajaran banyak hal yang membantu tercapainya tujuan pembelajaran salah satunya adalah sarana dan prasarana. Sarana dan prasarana mencakup alat dan fasilitas serta lingkungan sebagai pendukung proses pembelajaran dalam hal ini adalah pembelajaran pendidikan jasmani.
Ø  Hakikat sarana pendidikan
Menurut kamus bahasa Indonesia hakikat sarana pendidikan adalah :
1.      Sarana berarti apa saja yang dapat digunakan untuk melaksanakan sesuatu,  untuk memajukannya atau untuk mencapai tujuan.
2.      Syarat untuk mencapai sesuatu. Menurut suharsimi arikunto (1987) sarana pendidikan iakah semua fasilitas yg diperlukan dalam proses belajar mengajar, baik Yg bergerak maupun yang tidak bergerak agar pencapaian tujuan pendidikan dapat berjalan dgn lancar, teratur, efektif dan efisien.  Sedangkan direktorat jenderal pendidikan dasar dan menengah (1992) memberikan gambaran secara umum mengenai pengertian  sarana pendidikan.
Dari beberapa  pendapat diatas tentang pengertian sarana dpt disimpulkan bahwa sarana pendidikan adalah semua peralatan atau fasilitas yg langsung digunakan dalam proses belajar mengajar agar tujuan pendidikan dpt tercapai.
Sarana atau alat adalah segala sesuatu yang diperlukan dalam aktivitas jasmani, serta mudah dipindahkan atau dibawa. Sarana sangat penting dalam memberikan motivasi bagi siswa untuk bergerak aktif, sehingga siswa sanggup melakukan aktivitas dengan sungguh-sungguh dan tujuan pembelajaran dapat tercapai.
§  Menurut Soepartono(1999: 5-6),
sarana olahraga adalah sesuatu yang dapat digunakan atau dimanfaatkan dalam pelaksanaan kegiatan olahraga atau pendidikanjasmani.
§  Menurut Soepartono (2000: 6),
sarana pendidikan jasmanimerupakan terjemahan dari “Facilitie”, sesuatu yang dapat digunakandan dimanfaatkan dalam pelaksanaan kegiatan olahraga atau pendidikanjasmani.
Sarana olahraga dapat dibedakan menjadi dua kelompok yaitu :
1. Peralatan (apparatus)
Peralatan adalah sesuatu yang digunakan, contoh : palang tunggal,
palang sejajar, gelang-gelang, dan lain-lain.
2. Perlengkapan (device)
Terdiri dari: Pertama, sesuatu yang melengkapi kebutuhanprasarana, misalnya: net, bendera untuk tanda, garis batas. Kedua,sesuatu yang dapat dimainkan atau dimanipulasi dengan tanganatau kaki, misalnya: bola, raket, pemukul.Berdasarkan pendapat para ahli diatas dapat disimpulkan bahwasarana adalah alat olahraga yang digunakan untuk kelancaranpembelajaran pendidikan jasmaniolahraga dan kesehatan, mudahdipindah-pindahkan, harga lebih murah, dan dapat dimodifikasi sesuaidengan kebutuhan dan kemampuan siswa, dan membantu pencapaiantujuan pendidikan jasmani
Ø  Hakikat prasarana pendidikan
Secara etimologis (arti kata)  prasarana berarti slat tidak langsung untuk mencapai tujuan.  Dengan demikian maka prasarana pendidikan adalah alat yg tidak langsung yg digunakan untuk mencapai tujuan  pendidikan.
Prasarana atau fasilitas adalah segala sesuatu yang diperlukan dalam aktivitas jasmani, bersifat permanent atau tidak dapat dipindahkan (Agus S Suryobroto, 2004: 4). Kebutuhan sarana dan prasarana olahraga dalam pembelajaran sangat penting, karena dalam pembelajaran harus menggunakan sarana dan prasarana yang sesuai dengan kebutuhan. Contoh prasarana olahraga:  Lapangan bola voly, Lapangan bola basket, Lapangan bulu tangkis dan Stadion atletik, dll
§  Menurut Agus S. Suryobroto (2004: 4),
 prasarana atau perkakas adalah segala sesuatu yang diperlukan dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, mudah dipindah tetapi berat. Contoh: Matras, peti lompat, meja tenis meja, trampolin, dan lain-lain.
§  Menurut Soepartono (2000: 4),
prasarana atau fasilitas adalah segala sesuatu yangdiperlukan dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dankesehatan, bersifat permanen atau tidak dapat dipindah-pindahkan.Contoh: Lapangan (sepakbola, bolavoli, bola basket, kasti, tenis lapangandll).
Fasilitas harus memenuhi standar minimal untuk pembelajaran,antara lain ukuran sesuai dengan kebutuhan, bersih, terang, pergantianudara lancar, dan tidak membahayakan pengguna.
B.       Tujuan Sarana dan Prasarana
Memberikan sistematika kerja dlam mengelola pendidikan berupa sarana dan prasarana, sehingga tugas- tugas operasional kependidikan dpt dilakasanakan secara efektif dan efisien mrnuju sasaran atau tujuan yang telah diterapkan.
Sarana dan prasarana berfungsi langsung maupun tidak langsung dalam proses pembelajaran.  Sarana pendidikan  dapat dipindahkan dan berfungsi tidak langsung adalam proses pembelajaran.  Contohnya : meja, kursi, lemari, rak, papan tulis, buku perpustakaan, computer, Bola, tape recorder, slide dan lain_lain. Yang termasuk dalam sarana pendidikan yang dapat dipergunakan secara langsung dalam proses belajar mengajar yaitu:
ü  Sarana berupa media /alat peraga
1.      Alat pengajaran adalaha semua benda yang dapat dipergunakan secara langsung oleh guru maupun siswa dalam proses belajar mengajar berapa buku tulis, kaput, penggaris, spidol, penghapus, pensil maupun allat praktek.
2.      alat peraga adalah semua alat  bantu pendidikan dan pengajaran, dapat berapa benda perbuatan Dari tingkatannya paling kongkrit sampai yang paling abstrak yang dapat mempermudah pengertian  (penyampaian konsep)  kepada siswa.
3.      media pendidikan adalah segala bentuk saluran pendidikan baik dalam bentuk cetak ataupun audio visual yg dapat menyajikan pesan serta merangsan pikiran,  perasaan, perhatian, kemauannya pembelajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar mengajar.  Media pendidikan dapat dikasi dikasikan Berdasarkan atas media traditional (papan tulis, penghapus dan kapur) dan media modern (slide dan film).

ü  Yang termasuk dalam prasarana pendidikan
Tanah, halaman, pagar, gedung/bangunan sekolah (jaringan jalan, air, listrik, telepon)  serta slat perabot/mebeler dan bangunan infrastruktur. Infrastruktur adalah rsarana lingkungan sekolah untuk melengkapi gedung sekolah agar lingkungan sekolah tersebut aman, nyaman dan seha. Seperti: jalan, jembatan dan gorong2,jaringan listrik dan telepon, plumbing dan sumur gali.
Sapras merupakan bagian penting yang dibutuhkan dalam suatu pembelajaran. Tanpa adanya sarana prasarana yang baik, pembelajaran tidak dapat berjalan dengan lancar. Hal ini diperkuat Agus S Suryobroto (2004: 3) menjelaskan tujuan sarana dan prasarana olahraga adalah untuk:
a.      Memperlancar jalannya pembelajaran.
Memperlancar jalannya pembelajaran. Hal ini mengandung arti bahwa dengan adanya sarana dan prasarana akan menyebabkan pembelajaran menjadi lancar, seperti tidak perlu antri atau menunggu siswa yang lain dalam melakukan aktivitas.
b.      Memudahkan gerakan.
Memudahkan gerak. Dengan sarana dan prasarana diharapkan akan mempermudah proses pembelajaran pendidikan jasmani.
c.       Memacu siswa dalam bergerak.
Memacu siswa dalam bergerak. Maksudnya siswa akan terpacu melakukan gerakan jika menggunakan bola, dibanding hanya membayangkan saja. Begitu pula melempar lembing lebih tertarik dengan alat lembing dibanding hanya gerakan bayangan.
d.      Kelangsungan aktivitas.
Kelangsungan aktivitas, karena jika tidak maka tidak jalan. Contohnya main lapangan tanpa ada bola, tidak mungkin. Main sepakbola tanpa ada lapangan tidak akan berjalan/terlaksana.
e.       Mempersulit gerakan.
Maksudnya bahwa secara umum melakukan gerakan tanpa alat akan lebih mudah jika dibandingkan dengan menggunakan alat.
f.       Menjadaikan siswa tidak takut melakukan gerakan/aktivitas.
Menjadikan siswa tidak takut untuk melakukan gerakan/aktivitas. Sebagai misal untuk melakukan gerakan salto ke depan atau lompat tinggi gaya flop, jika ada  busa yang tebal, maka siswa berani melakukan dibanding hanya ada busa yang tipis.
C.  Fungsi dan manfaat sarana dan prasarana pendidikan jasmani
         Dengan adanya sarpras yang baik akan diperoleh manfaat yang begitu besar demi keberlangsungan proses pembelajaran. Seperti yang dijelaskan oleh Agus S Suryobroto (2004: 5-6), manfaat sarana prasarana dalam pembelajaran adalah agar:
a.       Dapat memacu pertumbuhan dan perkembangan siswa, karena siswa bersikap, berfikir dan bergerak. Dalam hal ini dengan adanya sarana dan prasarana dapat lebih memotivasi siswa dalam bersikap,berfikir, dan melakukan aktivitas jasmani.
b.      Gerakan dapat lebih mudah atau sulit. Dengan sarana dan prasarana dapat memudahkan gerakan yang sulit, contoh : guling lenting lebig mudah dibantu denga peti lompat dibanding tanpa menggunakan peti lompat. Sebaliknya dalam kaitnya mempersulit gerakan yang mudah, contohnya : secara umum melakukan gerakan awal tanpa alat lebih mudah dibanding dengan menggunakan alat.
c. Dapat dijadikan sebagai tolak ukur keberhasilan.
d. Menarik perhatian siswa.













BAB III
PENUTUP

A.       KESIMPULAN
Sarana adalah perlengkapan yang dapat dipindah-pindahkan untuk mendukung fungsi kegiatan dan satuan pendidikan yang meliputi perlatan,perabotan,media pendidikan dan buku. , contoh : bola basket,raket,sarung tinju dll.
Prasarana adalah segala sesuatu yang menjadi penunjang utama terselenggarnaya suatu proses. Contohnya lapangan bulu tangkis, lapangan basket dll.
B.       SARAN
Sarana dan prasarana penjas merupakan hal yang sangat menunjang tercapainya suatu tujuan dalam melakukan olahraga,jadi sangat penting ketersediaan sarana dan prasarana dalam melakukan aktifitas fisik maupun non fisik.
                                                          

                                  

DAFTAR PUSTAKA

Suharsimi Arikunto, Pengelolaan  Material,  Jakarta: Penerbit Prima Karya, 1987.
Durbin,Andrew J.Essensials of management, Ohio : South Western Publishing co., 1990.
Ary H. Gunawan, Administrasi Sekolah. Jakarta : Rineka Cipta, 1996

















BIOGRAFI
KETUA
IDHAN KHALID (1631040102) lahir di SIDRAP pada tanggal 20 Desember 1998. Anak pertama dari 2bersaudara dari pasangan Alm. H. MUH SALEH danAlm. RUSNI. Pendidikan yang telah ditempuh  SDN 4 PASSENO dan lulus pada tahun 2010 di lanjutkan ke SMPN 1 BARANTI, lulus pada tahun 2013, kemudian lanjut di SMAN 1 SIDRAP,  lulus pada tahun 2016, setelah lulus SMA ia melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di Fakultas ilmu keolahragaanUniversitas Negeri Makassar  Jurusan Pendidikan Jasmani Kesahatan dan Rekreasi.
SEKRETARIS
PUTRI HANDAYANI (1631040109) lahir di SINJAI pada tanggal 10 Oktober 1998. Anak ke3 dari 3 bersaudara daripasangan MANRIPAI dan HASMA. Pendidikan yang pernah di tempuh SDN 94 KANRUNG lulus tahun 2010,di lanjutkan SMPN 2 SINJAI TENGAH, lulus tahun 2013,kemudian lanjut SMAN 1 SINJAI TENGAH dan luluspada tahun 2016, setelah lulus dari SMA ia melanjutkanpendidikan ke perguruan tinggi di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi.

Ø  BENDAHARA
NUR SARIPA (1631040101) lahir di KALIMBUA pada tanggal 31 Desember 1997 anak ke 6  dari 6  bersaudaradari pasangan Alm. DAHLAN dan SAHA. Pendidikan yang pernah di tempuh SDN 134 KALIMBUA lulus tahun 2010, di lanjutkan SMPN 1 BARAKA, lulus tahun 2013, dan melanjutkan SMAN 1 BARAKA, lulus tahun 2016, setelah lulus dari SMA ia melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi   di Fakultas ilmu keolahragaanUniversitas Negeri Makassar Jurusan Pendidikan Jasmani Kesahatan dan Rekreasi.

ANGGOTA
RAHMAT HIDAYAT (1631040103) lahir di BULUKUMBA pada tanggal  26 Juni 1999anak ke 4dari 4 bersaudara dari  bersaudara dari pasangan dan.Pendidikan yang pernah di tempuh SDN 45 DAMPANGlulus tahun 2010 di lanjutkan SMPN 5 BULUKUMBA, lulus tahun 2013, dan melanjutkan SMKN 1BULUKUMBA lulus tahun 2016, setelah lulus dari SMK ia melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas NegeriMakassar pada Jurusan Pendidikan Jasmani Kesahatan Dan Rekreasi.



ROSTINA (1631040104) lahir di KALOKO pada tanggal  13 April 1997anak ke dari bersaudara 6 dari bersaudara dari pasangan ALIMUDDIN dan ROHANA .Pendidikan yang pernah di tempuh SDN 78 PAO lulus tahun 2010 di lanjutkan SMPN 1 BUNGENG, lulus tahun 2013, dan melanjutkan SMAN 1 BISSAPPU lulus tahun 2016, setelah lulus dari SMA ia melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di Fakultas IlmuKeolahragaan Universitas Negeri Makassar pada Jurusan Pendidikan Jasmani Kesahatan Dan Rekreasi.

EVI SUSANTI (1631040105) lahir di SINJAI pada tanggal  11 Mei 1998anak  tunggal dari pasanganSYAMSUL ALAM HUSENG dan SITTI FATIMAH.Pendidikan yang pernah di tempuh SDN 1 SINJAI UTARA lulus tahun 2010 di lanjutkan SMPN 3 SINJAI UTARA, lulus tahun 2013, dan melanjutkanMAN 1 SINJAI UTARA lulus tahun 2016, setelah lulus dari SMK ia melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggidi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas NegeriMakassar pada Jurusan Pendidikan Jasmani Kesahatan Dan Rekreasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar